Ibu,
tidak kulihat kau dipagi yang cerah ini. meraba sekitar, tidak ada tanda-tanda kehadiranmu.
menengok kebelakang, kumelihat keceriaan mu. Tapi samar kulihat keceriaan itu di depanku.
Ibu, kau melangkah terlalu jauh, hingga mataku terlalu buram untuk mengira itu dirimu. Hingga aku tidak dapat menggandeng tangan mu, hingga tangan ini sukar untuk memelukmu. Hingga teriak panggilku hanya seperti desir pasir. Hingga tak ada harapan untuk berbisik, "ibu, saya sangat mencintaimu".
Ibu,
Biarlah tetes airmata ku ini menjadi samudra dan dapet membawa ku berlayar untuk menemui mu. Namun, bukankah surga itu diatas langit ketujuh?
Apa daya ku ibu, seorang manusia yang hidup penuh rekayasa, manusia penuh bualan.
Ibu,
temui aku bila waktu mengizinkan.
-Riphat
Sabtu, Oktober 04, 2008
Sabtu, September 27, 2008
BANGSAT!! Tanpa arti
BERTERIAK!!
MUNTAH.
MUAK...
memberontak di dalam penjara bawah tanah yang bertempat di pulau seberang. Tanpa arti.
Sama saja berbicara bahasa Cina di Eropa. Tanpa arti.
BANGSAT.
Darah mengalir hati gempa
longsor dilambung.
Jantungku menegaskan dengan membuat yang lain tercengang
Pengacara, saya butuh pengacara!
Tunggu dia merengek dan mencium kakinya.
ibu menanti saya di perapian
Bangsat!!
-Riphat
"Meludah dengan mulut kering, tanpa arti"
MUNTAH.
MUAK...
memberontak di dalam penjara bawah tanah yang bertempat di pulau seberang. Tanpa arti.
Sama saja berbicara bahasa Cina di Eropa. Tanpa arti.
BANGSAT.
Darah mengalir hati gempa
longsor dilambung.
Jantungku menegaskan dengan membuat yang lain tercengang
Pengacara, saya butuh pengacara!
Tunggu dia merengek dan mencium kakinya.
ibu menanti saya di perapian
Bangsat!!
-Riphat
"Meludah dengan mulut kering, tanpa arti"
jantung berhenti, hati bergetar
jantungnya berhenti
hatinya bergetar
rumput terinjak
rawa tertutup
sang tupai bodoh berjalan tanpa arah, harimau sirkus lari, hidup tanpa pawang
mobil dipaksa bergerak tanpa mesin.
berperang tanpa komandan lebih baik mati, ludah menghilang bibir mengering dan terkelupas
kulit bersisik berkerak
belatung menggerogoti tubuh hingga musnah
jantung berhenti, hati bergetar
tak ada alasan menemani
tak ada lagi norma kehidupan
rumah terbakar tak ada yang peduli karena memang bukan rumah mereka
aku berselisih dan tersisih
beruang lugu.
mencari makan, disangka jahat
bertahan hidup, malah terkucil
terkucil dari setiap kelompok kecil
menari setelah mati suri
pandangi dunia
resapi dia.
-Riphat
"tengah malam buta tanpa arti terlihat lebih bermakna"
hatinya bergetar
rumput terinjak
rawa tertutup
sang tupai bodoh berjalan tanpa arah, harimau sirkus lari, hidup tanpa pawang
mobil dipaksa bergerak tanpa mesin.
berperang tanpa komandan lebih baik mati, ludah menghilang bibir mengering dan terkelupas
kulit bersisik berkerak
belatung menggerogoti tubuh hingga musnah
jantung berhenti, hati bergetar
tak ada alasan menemani
tak ada lagi norma kehidupan
rumah terbakar tak ada yang peduli karena memang bukan rumah mereka
aku berselisih dan tersisih
beruang lugu.
mencari makan, disangka jahat
bertahan hidup, malah terkucil
terkucil dari setiap kelompok kecil
menari setelah mati suri
pandangi dunia
resapi dia.
-Riphat
"tengah malam buta tanpa arti terlihat lebih bermakna"
Sabtu, September 20, 2008
Dia itu Dia. Tanpa nama
dia. melewati hari tanpa malam.
siang berarti sepanjang hari.
dia. selalu menari. semuanya mengikutinya.
dia. menari mereka menari
dia berlari mereka berlari
tidak ada hidup tertutup.
berlatih tanpa letih
tidak menyerah,tapi memapah
rambut pirang tidak selalu menang
jgn tuang jgn senang.
ini punya arti
karena dia itu dia.
dia bukan siapa-siapa
hanya dia.
dia itu dia
penuh bunga disekitarnya
jangan salah mengerti !
semua ini punya arti
jgn berpikir terlalu dini
karena dia hanya dia
dan dia itu dia
-riphat-
siang berarti sepanjang hari.
dia. selalu menari. semuanya mengikutinya.
dia. menari mereka menari
dia berlari mereka berlari
tidak ada hidup tertutup.
berlatih tanpa letih
tidak menyerah,tapi memapah
rambut pirang tidak selalu menang
jgn tuang jgn senang.
ini punya arti
karena dia itu dia.
dia bukan siapa-siapa
hanya dia.
dia itu dia
penuh bunga disekitarnya
jangan salah mengerti !
semua ini punya arti
jgn berpikir terlalu dini
karena dia hanya dia
dan dia itu dia
-riphat-
Minggu, Agustus 31, 2008
Datang singkat pergi bagai menua. Dia
Akhirnya Dia datang. Semakin tua saja, semua menyambut dan memohon berkah pada yang menciptanya. mencipta siapa? ya Dia. siapa lagi?
Aku mengerti. semua menghargainya.
waktu yang sempurna. indah dan tidak tergantikan.
singkat tapi menyentuh hati. Jiwa tentram tanpa gangguan. Mau tidak mau, pasti selalu sabar.
Tinggi hati? pergi jauh. kikir pada sembunyi, dan tidak ada yang tidak mau mengalah.
semoga kalian mengerti jiwa tentram yang damai sementara ini. Akan menjadi pertumpahan darah perkiraan ketika Dia pergi.
inilah saatnya perubahan (sementara). Dapatkah kalian merasakan damainya?
Sampah, walaupun didaur ulang, akan tetap begitu. indah untuk sementara. Hanya ketika Dia datang.
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
-Riphat
Aku mengerti. semua menghargainya.
waktu yang sempurna. indah dan tidak tergantikan.
singkat tapi menyentuh hati. Jiwa tentram tanpa gangguan. Mau tidak mau, pasti selalu sabar.
Tinggi hati? pergi jauh. kikir pada sembunyi, dan tidak ada yang tidak mau mengalah.
semoga kalian mengerti jiwa tentram yang damai sementara ini. Akan menjadi pertumpahan darah perkiraan ketika Dia pergi.
inilah saatnya perubahan (sementara). Dapatkah kalian merasakan damainya?
Sampah, walaupun didaur ulang, akan tetap begitu. indah untuk sementara. Hanya ketika Dia datang.
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
-Riphat
Jumat, Agustus 22, 2008
saya itu saya
saya
dia itu saya
mereka bukan saya
kamu itu saya
saya itu saya
melihat, mendengar, dan kawan-kawan-nya itu saya
sulit dijelaskan
orang sekitar itu saya
saya itu saya
memenjarakan rasa
tidak peduli
sombong, hina, dan kawan-kawan-nya itu saya
orang baik itu saya
saya itu saya
dia itu saya
mereka bukan saya
kamu itu saya
saya itu saya
melihat, mendengar, dan kawan-kawan-nya itu saya
sulit dijelaskan
orang sekitar itu saya
saya itu saya
memenjarakan rasa
tidak peduli
sombong, hina, dan kawan-kawan-nya itu saya
orang baik itu saya
saya itu saya
anjing
ga tau kenapa. bete aja. kangen dia, mungkin anda. mereka juga. tai. huh. semua yg kotor2 nongol deh. bangke ah. saya ga marah kok. beneran. cuma males aja. males apa nya aja saya engga tau. butuh dia banget. tapi percuma juga sih. tidak akan sadar juga orangnya. haha. semakin hari, lama2 saya bisa menjadi semakin gila..
Langganan:
Postingan (Atom)
